Investment Opportunity

Pengembangan usaha sapi perah di Kabupaten Banyumas merupakan usaha untuk meningkatkan kebutuhan produksi susu dan kebutuhan daging di pasaran. Peternakan sapi telah berkembang dibeberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Banyumas. Saat ini potensi sapi perah di Kabupaten banyumas sebanyak 1.813 ekor dengan produksi susu sebayak 2.280.761 liter per tahun. Hal ini yang mendorong terciptanya usaha pengembangan, produksi dan pembibitan sapi perah.

Banyumas telah lama dikenal sebagai daerah potensial penghasil batik tulis tradisional di Indonesia disamping Yogjakarta, Surakarta dan Pekalongan. Batik Banyumasan identik dengan motif Jonasan, yaitu kelompok motif non geometrik yang didominasi dengan warna-warna dasar kecoklatan dan hitam. Warna coklat karena soga, sementara warna hitam karena kewel. Motif-motif yang berkembang sekarang ini anatara lain: Sekarsurya, Sidoluhung, Lumbon (Lumbu), Jahe Puger, Cempaka Mulya, Kawung Jenggot,...

Kecamatan Cilongok selain Kelapa juga terdapat banyak populasi tanaman ubi kayu (ketela pohon). Populasi ubi kayu cukup dominan tumbuh di bawah tegakan dan hampir disetiap pekarangan penduduk dapat ditemui petak-petak lahan tanaman ubi kayu yang berbaur dengan pohon kelapa. Luas tanaman ini berkisar 600.000 hektar atau sepertiga dari jumlah populasi pohon kelapa dengan kemampuan produksi 15.000 ton/tahun. Sesuai dengan kondisi topografi Kecamatan Cilongok memiliki kesuburan tinggi, sehingga...

Ternak kambing di Indonesia memainkan peran yang penting sebagai sumber pendapatan dan mengurangi kemiskinan (Devendra and McLeroy, 1982; Adjisoedarmo, 1991; Sodiq, 2005; FAO, 1999) disamping itu berperan sebagai pemacu program nasional untuk peningkatan konsumsi protein hewani per kapita. Kontribusi ternak kambing terhadap petani adalah substansial. Sabrani dan Knipscheer (1995) melaporkan rataan sumbangan ruminansia kecil terhadap total pendapatan usaha tani sangat berarti, yaitu 17, 26...

Potensi daya tarik wisata yang dimiliki oleh setiap daerah merupakan seumber daya pariwisata yang dapat dimanfaatkan sebagai aspek yang diharapkan akan dapat memperbaiki kondisi suatu daerah. Salah satu kawasan di kabupaten Banyumas yang memiliki potansi untuk pengembangan pariwisata dan telah ditetapkan sebagai objek dan daya tarik wisata baru adalah kawasan Nirwana Manggala yang berlokasi di desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok.

Bidang usaha yang ditawarkan adalah indutri klinker (bahan semen portland). Sumber daya alam yang tersedia meliputi batu kapur yang telah teruji kualitasnya dan memiliki deposit yang cukup besar yaitu mencapai 483.201.637,85 ton belum termasuk yang tereka. Untuk memberikabn kemudahan kepada investor, akan didukung rekomendasi, fasilitasi investasi serta insntif investasi daerah antara lain: pemberian ijin usaha dalam satu paket, ijin industri) keringanan biaya ijin HO, ijin lokasi dan IMB.

Pembangunan industri gula kelapa adalah pembangunan industri pengolahan nira menjadi gula kelapa skala besar. Bahan baku nira diproses menjadi gula kelapa sebagai produk utama dan produk olahan lain seperti gula sebuk (gula Kristal), minuman segar, permen (candy), dan lainnya. Pembangunan industri merupakan investasi jangka menengah (15 tahun) untuk mencapai kondisi yang stabil, efektif dan efisien dalam pengelolaan.

Secara resmi Kabupaten Banyumas memiliki tambang batuan granit yang terletak di Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas. Penambangan dan pengolahan batu granit menjadi ubin. Kapasitas tersedia deposit 11 juta ton.  Tambang yang diresmikan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Suyatno SSos dikelola PT Wirana Jayatama Abadi memiliki cadangan granit sebanyak 36.849.249 ton.

Lokawisata Baturraden terbentang di sebelah Selatan kaki gunung Slamet pada ketinggian sekitar 640 meter diatas permukaan laut. Baturraden terletak hanya I4 km dari pusat kota Purwokerto yang dihubungkan dengan jalan yang memadai. Sudah menjadi obyek wisata dengan jumlaah pengunjung lebih dari 500.000 orang per tahun.

Pengembangan Obyek wisata Serayu River Voyage merupakan daya tarik wisata yang diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan pariwisata baru di luar Baturraden yang dapat mendorong tumbuhnya [emerataan kesejahteraan masyarakat. Untuk memperkuat potensi kepariwisataan yang sudah tumbuh di kawasan bendung gerak serayu dan potensi pengembangan kepariwisataabn di kawasan kota Banyumas Lama.

Counter

  • Site Counter: 585,528
  • Unique Visitor: 37,363
  • Registered Users: 81
  • Unregistered Users: 0
  • Published Nodes: 165
  • Unpublished Nodes: 2
  • Server IP: 111.68.119.188
  • Your IP: 38.107.179.221
  • Since: 2009-10-06 07:49

Poling

Bagaimana iklim investasi di Kabupaten Banyumas?
Sangat Kondusif
0%
Kondusif
50%
Cukup Kondusif
50%
Kurang Kondusif
0%
Total suara: 2